Dari total kebutuhan listrik pada jembatan yang mencapai 500 kVA, semua kebutuhan tersebut kini telah terpenuhi. Rencananya, awal tahun 2010 PLN akan memenuhi kebutuhan tersebut seiring dengan mulai rampungnya pemasangan kabel dan utilitas pendukung. “Meski aliran listrik di jembatan nantinya akan dipasok PLN, genset yang saat ini telah terpasang nantinya juga tetap difungsikan, sehingga kedua sistem kelistrikan (genset dan PLN) dapat saling mendukung” kata Eko Prasetyo, konsultan Proyek Jembatan Suramadu.
Dijelaskannya, genset telah terpasang pada tanggal 24 Desember 2009. Kebutuhan daya listrik pada Jembatan Suramadu selain berfungsi sebagai sarana penerangan juga untuk pemeliharaan atau Maintenance. Sarana penerangan yang harus dipenuhi, diantaranya untuk kebutuhan lampu PJU jembatan 100 kVA dan Art lighting 310 kVA. Sedangkan pemenuhan Maintenance, antara lain untuk Dehumidifier 40 kVA, Lighting Inside Pylon dan Box Girder, Maintenance Traveler, Obstacle Lamp / Lampu Navigasi dan SHMS (Structural Health Monitoring System). Sehingga total dibutuhkan 500 kVA, dengan kapasitas genset 2 x 50 kVA dan 2 x 200 kVA.
Pemenuhan listrik pada Dehumidifier adalah berfungsi untuk menjaga tingkat kelembaban pada struktur pylon khususnya untuk mencegah karat pada ujung Kabel Stay . Sedangkan pemenuhan listrik pada Lighting Inside Pylon dan Box Girder adalah dilakukan saat mengecek struktur tersebut yang sifatnya sebagai fasilitas perawatan. Pada SHMS, suplai listrik nantinya tidak boleh mati. SHMS berfungsi mendeteksi kerusakan pada jembatan melalui pengujian dengan cara mengintegrasikan sistem dengan struktur infrastruktur jembatan. Teknologi ini dapat memperpanjang umur pelayanan jembatan akibat penurunan kemampuan (degradasi) dan kerusakan (deterioration), sehingga dapat diditeksi lebih awal. Jika sebelumnya usia kekuatan konstruksi jembatan diprediksi 100 tahun, dengan penerapan teknologi itu kemungkinan akan betambah lama.
Selain menyelesaikan kebutuhan energi listrik pada Jembatan Suramadu, pengelola jembatan kini juga tengah merampungkan pekerjaan Art Lighting dan SHMS. Sedangkan pemasangan utilitas lain seperti kabel Fiber Optik (FO) untuk kebutuhan jalur telekomunikasi juga telah dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana. (Tim Suramadu)




Komentar
Pembangnn yg jd titian awal untuk Indonesia yg lbh baik
saat mmpi masyarakat pulau garam
brgabung dg gemerlap jawa timur mnjdi nyata